La Divine Artisan Gelato & Coffee (Surabaya); Asik Buat Kumpul!

Surabaya, kau terlalu! Setelah berbulan-bulan dimanja dengan air hujan dan cuaca mendung, dalam 24 jam keadaan berubah dan drastis. Matahari bersinar dengan gagah perkasa, garang dan tanpa ampun.

Maka saat aku kumpul untuk makan malam bersama kawan (yang pada kepanasan), kompakan deh sepakat lanjut untuk mencari kesejukan. Setelah mikir sana sini (bahkan sempat kepikir balik ke Bebini Gelato), akhirnya aku kepikir untuk ke La Divine Artisan Gelato & Coffee di Jalan Dharmahusada 148, Surabaya (btw musim panen para juragan gelato emang telah tiba):

Posisinya persissss diseberang Bebini Gelato. Dan aku sama sekali tidak tahu, nih tempat Gelatonya/ makanannya gimana. Jadi, ini kunjungan bondo nekad wkwkwk..

Kesan pertamanya bagus, karena dari luar saja sudah nampak kalau tempat ini ramai (tapi aku foto saat tempat ini sudah tutup):

Dari namanya saja sudah nampak kan, jualan utamanya tuh Gelato. Dan kalau kemarin kita heboh naik tangga-nya Bebini Gelato, kali ini kita heboh lagi karena tempat pamer Gelato mereka bisa berputaaaar!!! Lihat saja:

Ada banyak varian nih:

Kalian bisa minta tester sebelum memesan.

Dan tenang, ada menu lain selain Gelato:

Tapi karena kita abis makan heboh, kita cuma pesan Gelato saja (itupun beberapa diantara kita bahkan engga mau Gelato karena terlalu kenyang).

Beberapa yang kita pesan adalah Moster Cookies (yang warna cyan dengan Oreo), Salted Caramel Pop Corn (yang ada pop corn-nya), Chocolate Brownies (warna coklat), Strawberry Creme (engga nampak) dan Berry(something; lupa namanya).

Total, ada 5 rasa, 5 scoops dalam 1 wadah, seharga 110ribu:

Seorang kawan yang baru patah hati (tapi ngakunya sudah move on) dengan gagah berani dan PD tanya jawab dengan waiter (dan aku interupsi):

  • X: Mas, yang pahit mana?
  • Me: Yang pahit itu kisah cintamu, Ko
  • X: Eeh!
  • Waiter (W): Hehe, engga ada yang pahit Ko
  • X: Loh, kok engga ada yang pahit ya.. *kecewa*
  • Me: Yang pahit itu namanya XYZ, udah pulang dia ke ayah ibunya
  • X: *#&$&^#%#$@%!!! *speechless*
  • X: Kalo yang kecut, ada gak?
  • Me: Yang kecut itu kelek, Ko!
  • X: *wajah berubah jadi ungu*
  • W: Hahahaha, engga ada Ko, tapi coba yang berry ini deh mungkin cocok

Jadi, Gelato di La Divine Artisan Gelato & Coffee ini engga ada yang kecut, engga juga ada yang pahit sodara-sodara (sampe seorang kawan lain bilang, “Kalo mau yang pahit coba Gelato-nya dicampur dengan kenyataan”, eea!).

Secara keseluruhan, buatku nih Gelato ‘nanggung’, light banget, engga ada sesuatu yang rasanya kuat dan dominan.

Yang rada eye cathing, tentu saja si pop corn caramel ini (karena aku suka karamel haha!):

Pop corn-nya melempem tapi bagaimanapun tetap saja cantik buat mataku.

Rasa:

  • Gelato Salted Caramel Pop Corn: asik aja sih, berasa caramel tapi ada asinnya (rasa asinnya lebih kuat dari si caramel menurutku).
  • Monster Cookie: walau hijau begitu, engga ada mint-nya kok. Rasanya manis, nyaman di mulut.
  • Chocolate Brownies: mirip rasa chocolate hazelnut, aku sih doyan dan engga eneg, bahkan habis duluan.
  • Strawberry Creme: engga kecut, rasa strawerrynya samar saja..
  • Berry(something): ini yang paling kecut dari segala rasa yang lain, tapi itupun engga sampe bikin merem melek haha.

Cup berikutnya, berisi 4 rasa:

  • Kahlua
  • Rum Raisins
  • Chocolate Brownies
  • (Lupa)

Engga iciiip! Sudah kelewat kenyang (makan dan ngakak).

Disini, kalian engga akan dapat air putih untuk minum (banyak tempat jual gelato dan ice cream kasih air putih untuk minum, kan), tapi suasana tempatnya asik buat ngakak rame-rame. Meja kursinya ‘normal’, bikin betah duduk berlama-lama.

Share

Post to Twitter