Hong Li (Surabaya); Celup Celup

‘Berdamai’ dengan Hong Li di Jalan Manyar Kertoarjo 45, Surabaya (review lawasnya bisa dibaca disini).

Kali ini, icip makanan yang celup-celup ituh.. Hot Pot! Ada pilihan, all you can eat/ engga. Karena makannya dengan titisan T-Rex, maka ambil yang “all you can eat” lah..

Pada intinya, sama aja seperti di XO Suki dan sejenisnya, kita dibebaskan memilih apapun yang disajikan disana, namun bertanggung-jawab. Engga boleh mengambil banyak dan kemudian membuangnya (hey, masih banyak orang diluaran sana yang susah makan *bijak*). Paling belakang, ada freezer berisi aneka makanan beku seperti ini:

Asli engga menggoda karena kelihatan banget tuh makanan tekstur aslinya sudah punah, ‘mati’ kedinginan dan engga akan bisa balik walau dicelup dikuah mendidih. Jadi, ya sudahlah. Dinikmati saja.. *bijak*. Komplet pilihannya, ada daging ikan, cumi beku, bakso ikan, bakso sapi, bakso udang, kani, udang (pake kulit), ham babi, dll tapi semuanya beku. Ah, Olaf.. *eh*.

Tapi engga semua beku, yang ini semuanya seger bahkan banyak ijo royo-royonyaaa..

Ada babat sapi segar (bukan frozen tapi sudah dimasak), tofu, mie, jamur, rumput laut, sayur ini itu. Free, semua! Tapi ingat, kudu dihabiskan ya..

Nah, ntar kalian bakal ditanya.. mau daging apa, berapa banyak. Ada pilihan Sirloin, Dada Ayam, Kambing, dsb. Ah, kita sih “semua daging, masing-masing 1”, gitu..

Selesai? Engga, lah. Ada deretan mangkok saus yang buanyak banget variannya. Bawang aja ada 3 macam! Belum lagi kecap, dsb. Bahkan ada selai kacang segala wkwkwk..

Racik sesuai selera/ mood. Kawanku yang 1, engga familiar dengan dapur dan dia nyampur selai kacang dengan bawang, juga kecap ikan. Mbuh, rasanya bagaimana tapi kemudian dia minta kawan yang lain bikinin dia saus cocol hahahaha! Kalau ada yang punya kecenderungan ‘meracik saus aneh’, mendingan minta tolong/ tanya ke waiter/ waitress deh hihihi.

Ini yang 

Ini yang Tim Ayam:

Per orang, Rp. 153.000 dan free aneka Ice Cream Aice se-maboknya juga as dessert.

Secara servis, tempat ini sudah sangat membaik. Bahkan si Hong Li (nama ownernya tuh) sudah bisa sedikit berbahasa Indonesia dan sempat bawakan beberapa ice cream ke meja kita untuk diberikan secara cuma-cuma (namun ditolak *on diettttt*), haha. Kamsia2! Coba deh, ntar kapan2 aku coba makanannya. Kuping sudah mulai dengar beberapa kawan memuji masakan tempat ini.

Share

Post to Twitter