Indah Bordir (Sidoarjo); Aneka Kebaya, Batik & Baju Moslem

OK, aku memang orang yang (menurut sebagian besar kawanku) salah casing. Maksudnya gini, aku punya bentuk mirip2 orang Chinese gitu lah. Tapi as you know.. aku mencintai budaya Jawa, termasuk batik dan kebaya. Dan karena berniat mencari kebaya bordir, maka pergilah aku menuju kota tetangga, Sidoarjo.

Seorang kawan memberi informasi bahwa di Sidoarjo ada sebuah toko besar, menjual kebaya dan batik. Nah, kesanalah kita! Tepatnya, ke toko Indah Bordir, di Jalan Yos Sudarso 3, Sidoarjo:

Indah Bordir (Sidoarjo)

Dan tokonya, wah.. bener-bener gede! Hampir sepanjang sisi kiri jalan adalah toko si Indah Bordir ini  *sedikit lebai* dan ketika turun dari mobil, jreng.. biji mataku hampir nggelundung keluar karena hal ini:

Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo)

Gileee???!!! Disuruh copot alas kaki? Yang bener aja! Ke rumah bos aja ga lepas alas kaki, lha ini ke toko kebaya aja disuruh lepas alas kaki? Jrengggg…………

Ini aku protes beneran karena aku itu orangnya jijikan! Lagi pula, pas kesana lagi pake alas kaki yang rada2 rupawan *halah*. Ogah banget kalo datang pake Nin#Wes# dan pulang pake Swallo#, ya kan??? Ato kalo pun tuh Nin#Wes# masih nangkring, ga jaminan engga diinjak2 pake sandal orang, ya kan??? Pokoknya, hiyeeek dah *geli banget bayanginnya*, sigh!

Tapi, udah jauh-jauh dari Surabaya, masa mau pulang? Akhirnya setelah diem lamaaaa sekali seperti orang kesambet dan diliatin satpam, aku lepas deh sandalku dan dengan muka geli segeli-gelinya aku ke kasir dan minta tas kresek! Yessss, alas kakiku akan aku masukin tasssss… sigh.

Dan inilah, bagian dalam tokonya:

Indah Bordir (Sidoarjo)

Full karpet dan luas. Happy? NO!

Karpet yang tidak dibersihkan dengan benar adalah sarang penyakit! Dan aku sangat sensi dengan debu/ hal2 yang ditimbulkan dibalik kehadiran karpet. OK lah aku bisa memahami bahwa toko ini didesign sedemikian rupa agar pengunjung bisa duduk2, milih barang, menggelar barang diatas karpet dsb tapi hal itu sungguh-sungguh tidak membuatku nyaman.

Maka, aku berusaha segera menemukan kebaya yang aku mau dan setelahnya pergi sejauh-jauhnya dari tempat ini!

Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo)

Indah Bordir (Sidoarjo)

Ada terlalu banyak pilihan (good news banget deh buat yang butuh kebaya) dan itu membuatku sedikit berlama-lama disana. Hasilnya, hidungku mulai complain. Aku mulai bersin. Sekali. Dua kali. Dan akhirnya, tiada henti T__T.

Udah gitu, dengan makin banyaknya pengunjung yang datang.. astaga Tuhan, bau kaki makin merajalelaaaaaa!! Baunya sunggu tidak sedap. Beberapa orang nampak menggosok2kan telapak kakinya di karpet, mungkin karena keringat (full AC sih tapi kalah dengan jumlah pengunjungnya sehingga sedikit terasa gerah saat didalam ruangan). Cilaka. Duh!

Belum lagi ada anak2 berlarian dan gulung2 di karpet, bahkan tidur atau sekedar tidur-tiduran. OMG *inhale, exhale*..

Akhirnya, lenyap benarlah semua semangat hunting kebaya! Aku pun hanya berhasil menemukan selembar batik untuk menambah koleksi. Setelahnya, aku menuju ke kasir. Dan inilah keadaan sekeliling yang aku abadikan:

Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo) Indah Bordir (Sidoarjo)

Oya, toko ini menurutku benernya lebih cocok disebut toko kebaya Moslem karena semua perempuan yang didalamnya berjilbab, toko ini juga jual banyak sekali busana Moslem dan akulah satu2nya disana yang pakai celana pendek + kaos oblong berlengan pendek @_@. Serasa salah tempat deh.

Ada area buat cowo juga sih:

Indah Bordir (Sidoarjo)

Tapi areanya engga segede area busana wanita.

Oya, ada semacam kantin disebelah toko ini yang juga masih dikelola oleh pemilik yang sama. Saat aku mau kesana untuk membeli segelas teh hangat untuk meredakan bersin, lihatlah:

Indah Bordir (Sidoarjo)

Lepas sandal lagiiii! Oh tidaaaakkkkk *kabur sesegera mungkin*, gilaaa..

PS: sesekali ngereview sambil ngomel (_ _”).

Share

Post to Twitter