United Steak (Surabaya); Harga Bagus, Nih :)

Seeeetelah tertunda beberapa kali, akhirnya mendarat juga di UNITED STEAK yang di JALAN WAHIDIN 28, SURABAYA.

Kenapa ngoyo ke cabang yang Jalan Wahidin? Karena penasaran aja. Engga banyak tempat makan di daerah sana, kan. Biasanya aku cuma ke Tootoomoo. Lha kalo suasana OK dan makanan juga menyenangkan, kali lain bisa jadi meeting point.

Sampe sana, tempat makannya asik sih, suasananya American tapi vintage. Smoking dan non smoking room dipisah dengan tegas *halah* dan jarak antar meja cukup nyaman.

Sayang, aku engga foto blas bangunan dan suasananya *sorry*, karena kemudian ada kawan yang pagi patah hati, nyusul. Mau aku tinggal foto, kok engga enak. Kesannya kaya ga dengerin. Jadi ya sudahlah.

Sebagai gantinya aku coba Googling foto tempat makannya dan nemu ini:

Untung saja, engga lupa foto menunya United Steak:

   

Harga yang reasonable emang jadi daya tarik tersendiri dari United Steak sih. Dan tanpa pake banyak pikir, aku pilih menu yang paling ‘menguntungkan’ haha <— kelihatan pelit ya kalo kaya gini :p.

Ini THE BIG BOY STACKER – CREAMY MUSHROOM SAUCE:

Kenapa aku bilang menguntungkan? Karena ini 250g steak dengan harga 110ribu saja, sudah termasuk keju mozarela dan potato wedges, sayur plus 1 saus pilihan.

Pilihan sausnya ada 3:

  • BBQ
  • BLACK PEPPER
  • CREAMY MUSHROOM

Yang aku pilih, yang Creamy Mushroom Sauce:

Kembali soal steak ya. 250 gram itu banyak lho, rek! Aku aja hampir engga bisa habiskan, saking kenyangnya (padahal aku pergi ke United Steak tuh dalam kondisi super lapar).

Yang aku suka, kejunya tuh lelehnya engga pake gosong2. Aku engga suka banget keju yang dilelehkan dengan torch sampe menghitam. Nah, yang ini lelehnya asik aja..

Aku pesan steak dengan tingkat kematangan medium rare, tapi yang sampai seperti ini:

Tunggu dulu, jangan protes. Aku baru ingat, steak ini pakai daging lokal dan daging lokal kurang OK kalau disajikan dalam kondisi tertentu. Maka, aku bisa terima dagingku disajikan dalam kondisi medium well (asal bukan well done saja).

Dan buat kalian semua, ini informasi ya, bahwa daging lokal tuh minimal tingkat kematangannya kudu medium well. Engga disarankan pesan yang medium, apalagi yang medium rare, apalagi rare.

Dagingnya terasa di marinate (bumbu), bukan yang cuma pakai salt and pepper (correct me). Jadi, dimakan tanpa saus dll tuh udah OK, ada rasa gurih. Dagingnya empuk, bukan tipe yang kenyal, tapi empuknya juga engga lebai..

Sausnya juga asik aja. Kalo kalian mau nambah, boleh, cuman kudu bayar 5rb.

Nah, gini.. The Big Boy Stacker ini buatku bukan jual (kualitas) daging. Jadi, aku merasa ga terlalu bersalah ketika menambahkan sambal botolan haha! Aku juga menambahkan tabasco. Sempat juga campurkan sambal botolan dengan tabasco. Indonesia banget deh cara makanku kemaren haha :p.

Trus, The Big Boy Stacker ini disajikan dengan sayur rebus dan Potato Wedges kan. Nah, Potato Wedges dari United Steak dari jaman dia masuk di Intro, emang sudah menggoda. Lihat nih:

Aku emang doyan kentang dan yang satu ini engga ada cacatnya lah (ingat: aku pada dasarnya emang doyan kentang, jadi standar rada rendah kali haha).

Kalo Sayur Rebusnya, standar lah ya..

Ini pesanan mamiku. OLD GRAVY ROOSTER!

Yang ini memang lebih lama, waktu masaknya. Cocok dengan penjelasan di lembar menu. “Slow grilled chicken thigh”. Btw oh, wow.. baru sadar kalo ini tuh paha ayam (bukan dada). Pantesan juicy dan engga berserat pas aku icip.

Bumbunya meresap tuh, dimakan gitu aja udah enak, engga perlu saus. Tapi kalo dikasih saus, ya emang lebih enak! Btw, benernya buat menu yang ini tuh pake Black Pepper Sauce. Tapi karena Mami kurang doyan Black Pepper Sauce, aku minta Creamy Mushroom Sauce. Semua bisa dinegosikan, lah.. haha :p.

Lanjut dengan menu ke-3:

Yang ini CHICKEN PARMAGIANO.

Menu ini aslinya adalah Chicken Parmigiana. Makanan dari negara Italia yang famous juga di Amerika dan Australia. Intinya, ini adalah dada ayam digoreng dalam balutan tepung (roti), yang kemudian disiram saus tomat dan mozarella, etc.

Menarik, karena biasanya yang aku dapat tuh kejunya diatas saus tomat, yang ini kebalikannya. Jadi, bagian tepungnya lebih engga lembek dibandingkan dengan Chicken Parmigiana yang langsung diberi saus tomat.

Sama dengan menu lain, Chicken Parmagian tuh disajikan dengan potato wedges. Bedanya, yang ini disajikannya dengan salad (lainnya kan pakai sayur rebus saja), lengkap dengan salad dressingnya:

Kondisinya matang sempurna (kalo ayam dan babi kudu matang dagingnya ya, engga ada namanya ayam dan babi 1/2 matang). Dagingnya engga kering.

Yang ini MILKY FEREERO HAZELNUT:

 

Aku sudah engga minum model beginian, tapi kayanya sih OK banget. Susunya nampak sih, engga encer.

Aku cuma minum ES TEH TAWAR saja, engga kefoto. Gelasnya persis sama sih, cuman isinya teh. Dan kalo pesan yang tawar, tehnya free refill.

Trus mereka kan ada menu-menu side dish yah, kaya Garlick Bread, Onion Rings etc. Jadi kalian yang cuma pengen nyamil2 pun bisa lah mampir disini. Lokasinya tengah kota soalnya, engga kudu repot2 masuk mall/ plaza dan sekali lagi, harganya bagus haha!