Kupang Lontong Misari (Sidoarjo); Laris Pol!

Ada temen yang memuja-muji 1 tempat makan bernama KUPANG LONTONG MISARI, di JALAN MAJAPAHIT 62, SIDOARJO. Jadi, pas nganggur di Minggu siang, aku ke Sidoarjo deh & mencari si Misari.

OK lah, Misari itu kayanya terkenal tapi aku sama sekali engga menduga kalo ramenya tuh sampe kaya gini:

Di trotoar jalan tempatku berdiri & ambil foto, ada beberapa orang duduk di kursi plastik seadanya/ berdiri (cuman aku sungkan ambil fotonya). Pokoknya, raaame! Antri!

Aku pun menunggu antrian sambil fotoin si Bapak yang aku duga adalah (the famous) Misari:

Semua pesanan disiapkan oleh si Bapak sendiri, engga pake asisten *keplok keplok*. Sekali siapin, bareng deh beberapa piring sekaligus.

Pada setiap piring ada petis kental (entah petis apa) dengan gula pasir, bawang putih, juga cabai rawit (yang jumlahnya disesuaikan permintaan).

Semuanya akan diuleg jadi satu, kemudian diberi perasan jeruk nipis dan petis cair seperti sirup gula Jawa ini (baru kali ini lihat petis cair):

Selesai? Engga. Setelahnya, akan diberi potongan lontong dan kremesan yang diremuk dengan tangan Pak Misari:

Jadinya, seperti ini nih sebelum disiram kuah dan kupang:

Setelahnya, baru deh disiram dengan kuah kupang dan kupangnya:

Komplet sudah ritual peracikan makanan lontong kupang ala Pak Misari. Dan, akhirnyaaa.. tadaaa *suara drum*KUPANG LONTONG pesananku hadir setelah antri dengan manis dan sopan selama sekitar 20-30 menit:

Wkwkwk, jujur aja, kesan pertama.. engga menggoda. Ini kok kaya tumpukan segala isi muara sungai. Lha ada daun2nya itu segala (mbuh apa, masa daun bawang?). Kuahnya bening, engga ada aroma apapun. Biasaaa saja pokoknya.

Hmm, rasanya pun biasa. Tapi ga bisa dibilang engga enak. Rasanya cenderung gurih samar saja. Kupangnya bagus, sih. Bersih dan sizenya lumayan besar, baunya pun engga ada amis-amisnya. Tapi aku terlanjur suka dengan kuah kupang yang rada ada manisnya (kayanya aku terlanjur menjadikan kupang diseberangnya Ayam Sri jadi patokan deh), sedangkan yang ini gurih saja dengan sedikit rasa perasan jeruk nipis.

Kupang lontong tuh biasanya dimakan dengan sate kerang, kan? Nah, ini SATE KERANG-nya:

Dimakan polosan, bisa. Dimakan dengan bumbu petis, juga bisa (better dengan bumbu petis lah ya!):

Minumnya ya ES KELAPA MUDA, cumannn.. fotoku engga fokus (kayanya kesenggol Ibu sebelah dan aku engga ngeh):

Kelapanya enak, dagingnya muda tapi sudah tebal. Airnya disajikan dingin dengan sedikit gula cair. Jadi makin enak, wes.. lha wong cuaca Sidoarjo lagi sepanas hati istri yang suaminya lagi dipepet cewe lain (oops).

Masalahnya, aku engga tanya detail harganya (maafkan, masalah harga selalu kelupaan). Pokoknya, 1 porsi Kupang Lontong + 2 gelas Es Kelapa Muda + 1 kerupuk = 20ribu. Murah meriah! Selamat mencoba <3.