Dunia Rujak (Surabaya); Menunya Serba Rujak Semua

Ada temen bilang, DUNIA RUJAK di JALAN NGAGEL TAMA 31, SURABAYA tuh enak-enak rujaknya. Dan dibelain deh mampir buat icip:

Tempatnya resik juga. Di bagian depan, ada orang-orang sibuk menyiapkan pesanan rujak:

Disamping, ada bangunan terbuka sebagai tempat makan:

Berikut ini adalah buku menunya:

Dari sekian banyak menu, sebenarnya inilah yang direkomendasikan (oleh kawanku, juga oleh orangnya Dunia Rujak):

Tapi karena rujak ini cuma matengan aja (alias engga pake buah), Mami lebih memilih RUJAK CINGUR ALA SURABAYA yang penampakannya seperti ini:

Aku mencium aroma rujaknya yang samar, hmm.. sepertinya enak, walau warna petisnya kok kurang pekat (terbiasa makan rujak cingur dengan petis yang lebih gelap soalnya). Tapi eeh, setelah dicoba kok enak!!!

Bumbunya pas, gitu.. gurihnya. Kacangnya diuleg rada kasar, jadi masih berasa tekstur kacangnya. Bumbunya berlimpah, jadi setiap nyendok dapat bumbu yang memuaskan. Cingurnya empuk, engga bau daging dan bersih dari bulu2 engga jelas. Seporsi sudah dapet 2 kerupuk kaleng pula:

Pesananku, RUJAK SOTO SPESIAL:

Yang kaya beginian, adalah makanan khas Banyuwangi. Intinya, ini adalah perkawinan sempurna rujak cingur dengan soto daging. Jadi, rujaknya tuh dibuat dulu dan isinya cuma lontong dan sayuran (engga pake buah, dsb). Kemudian, disiram dengan soto daging dengan kuah kuningnya itu:

Aduh, yang ini enak! Rujak cingurnya sendiri kan emang sudah enak, lha kuah sotonya kok enak pisan, bumbunya berani, jadi rasanya engga nanggung. Dagingnya pake cingur sapi (atau kikil ya, aku lupa), sayang jumlahnya hanya 3 potong saja, selebihnya adalah sayur (taoge dan kangkung rebus). Kalo dagingnya lebih banyak (walau bayar lebih), ini bakalan sempurna sih.

Sambalnya engga ada, karena udah di uleg jadi 1 dengan rujak cingurnya. Tapi kalo setelah ngicip dan masih merasa kurang pedas, minta saja sambal uleg tambahan.

Secara keseluruhan, aku doyan rujak-rujaknya sih dan sepertinya bakal balik lagi ke Dunia RujakĀ (ini aja aku udah kepikir ajak tanteku kesini). Aku juga lebih suka rujak ini daripada rujak yang di Joko Dolog. Jadi, besar kemungkinannya bakal langganan wkwkw..