The Elephant (Bali); Vegan & Gluten Free Food

Awalnya, kita dijawalkan makan di The Bridge, namun karena engga dapat posisi duduk yang enak dan alasan lain, akhirnya tempat makan diganti ke THE ELEPHANT, JALAN RAYA SANGGINGAN, HOTEL TAMAN INDRAKILA, SAYAN, UBUD, GIANYAR, BALI:

Tempatnya cenderung gelap tapi ramai, semua meja dipenuhi pengunjung dan yang menarik adalah beberapa pengunjung melepas alas kaki ketika masuk. Oh, aku tidak melakukannya karena saat itu Ubud cukup dingin dan kondisiku sendiri juga engga seberapa fit. Jadi, pertimbanganku cuma masalah kesehatan saja.

Btw, ini buku menunya:

 

Bingung, mau makan apa!

Jadi, tempat makan ini tuh banyak menu vegetariannya dan sehat. Lha aku kan carnivore yang biasanya makan makanan engga sehat haha :p. Plus masih rada kenyang juga karena jarak waktu makan malam dan makan di Bebek Bengil, cuma 2-3 jam saja.

Jadi, aku cuma pesan YOUNG COCONUT JUICE:

Aku sudah di tanyain ama kawan, “Ga mending kelapa batok aja?”. Lha karena aku penasaran dengan “Young Coconut Juice” yang kata kawanku yang lain enak, aku ngotot pesan “Young Coconut Juice”.

Hasilnya? Kuciwaaaa, hahaha!!! Ini sih kaya air santan @[email protected] Persis kaya santan instan merk Kar* diencerin dengan air/ air kelapa, dikasih es batu, lalu di blender. Duh, Gusti.. haha. Asli susah dipahami.

Karena masih kenyang, akhirnya aku cuma pesan snack/ dessert dan pilihanku jatuh ke MANGO STICKY RICE:

Ini pula. Santannya aku tuduh pake santan instan merk Kar* hahahaha!!! Ketannya benyek. Mangganya juga belum mangga manis, karena ini kan masih awal musim mangga. Jadi, yang ini pun susah dinikmati wkwkw..

Makanan lain? Hmm, ada TOM YUM SOUP:

Seriosly, ini Tom Yum paling ambigu. Setelah makan sekian banyak Tom Yum, termasuk yang asli di negara Gajah sana, ini bikin pengen ngakak haha. Gimana gak, kuahnya tuh rasa tomat!!! Jadi ini mirip Sop Merah gituloh, cuman isinya ada udang, sayur seledri, paprika, dll. Oalah rekkk, rek..

Yang paling engga bikin complain, si GORILA SALAD ini:

Aku engga icip, tapi kawanku doyan dan habiskan saladnya dengan bahagia.

Menu lainnya, yang memang sejak awal direkomendasikan oleh kawanku adalah AGLIO OLIO:

Oh ya, minuman yang lain asik juga sih. Yang ini, GINGER LEMONGRASS TEA:

Kirain semua yang namanya “teh” itu warnanya kecoklatan, eh yang ini engga. Kayanya sih menurutku ini sejenis “wedang”, bukan “teh”. Lha karena bule engga nemu istilah “wedang”, jadi dimasukin ke kategori “teh”.

Lucunya lagi, minuman ini disajikan dingin, lengkap dengan es batu. Jadi, sensasi hangat dari jahe tabrakan dengan es batu. Rasanya ya jadi unik, dingin, tapi tenggorokan ada sedikit sensasi pedas jahe/ panas.

Dan ini yang paling normal, ICED LEMON TEA:

Diakhir acara makan, komentar kita gini: “Ya gini ini kalo bule masak masakan Thai”. Rada gimanaaa, gituh :p.