Dowa (Yogyakarta); Siapkan Iman, Bu-Ibu..

Kalau aku pergi sendiri, maka selepas Warung Soto Pak Marto, destinasinya bisa dipastikan adalah candi, candi, candi. Tapi karena kali ini pergi dengan Tante yang takut ke candi (aha, mendadak yakin kalo kita emang blood related haha!), ujung-ujungnya ke tempat belanja! Eaaa..

Singkat kata, kita ke DOWA (masih ngakak lihat foto2 di Dowa karena ga bakalan ada lah agenda beginian kalo aku yang atur rute jalan2 di Jawa Tengah haha!), JALAN GODEAN Km. 7, YOGYAKARTA:

Btw, wow.. Dowa ini memang sesuatu. Semua cewe kayanya pada kalap, iman runtuh berkeping-keping jadi butiran micron. Bahkan aku pun akhirnya terjerat dalam kegalauan yang berakhir dengan membawa beberapa tas, menghadap kasir @[email protected]

Jangan salahkan aku! Salahkan keindahan yang ditawarkan Dowa:

Tas Dowa engga semuanya harga jutaan. Yang pake bahan rajut doang, ada yang 200an kok. Yang ada mahal adalah yang ada kombinasi kulitnya/ full kulit. Tapi aku akui sih, kulit yang dipakai bagus (sampe hari ini tas Dowa-ku, kulitnya masih bagus banget kay baru, makin dipake makin lemas & engga retak *ya iyalah*).

Engga cuma tas, ada beberapa aksesories seperti ini (yang juga bikin Ibu2 kalap!!!):

Heran banget kan dengan para cewe, beda warna aja bisa bikin galau yang tak jarang berujung pada “beli 22nya”. Untung, aku engga sampe kaya gitu (walau sempat terjangkit virus galau milih warna juga, haha!).

Lihat nih, total belanjaan kita:

Ada temen cowo komen, “Kalian itu tangan kan cuma 2, ngapain beli tas sampe selusin?”. Yeah. Pertanyaan bagus, yang ada baiknya kalian pertanyakan sesaat sebelum menyeret diri ke kasir.

Eh btw aku terpana dengan servis tempat iniloh. Tempatnya bersih, pegawainya engga terlalu banyak tapi semua responsif dan cekatan. Kita mau tas model apa aja, diusahakan dan langsung dicarikan, ga lama udah balik bawa sekian tas yang kita mau, ramah, bahkan ketika beberapa tas akhirnya engga dibeli haha (tapi jangan ngerjain mereka ya).

Untuk sopir/ yang nunggu/ yang sudah selesai belanja/ yang masih shock dengan hasil belanjaan, ada 1 area khusus yang dilengkapi dengan aneka FREE cookies, jajanan pasar, bahkan nasi dan lauk dalam piring-piring kecil, sekedar untuk membunuh bosan/ kantuk (maklum, Ibu2 disini lamaaa belanjanya dan para Bapak biasanya milih mojok):

Well, emang banyak yang kosong karena toko rame banget, pegawainya pada sibuk riwa-riwi ambilin tas dari gudang tapi ga lama kemudian udah terisi lagi dan aku engga sempat foto.

Jajanannya pun terkenal enak, bersih. Aku doyan cookies coklat-kacangnya (ah, kali lain kayanya beda cookies deh). Bukan cookies murahan yang beli kiloan loh. Jadi, salud dah!