Shao Kao (Surabaya); Sate Ala Cina

Aku baru pertama kali ke SHAO KAO di awal Maret 2018, padahal gegap gempitanya sudah lama yak.

SHAO KAO khusus menawarkan sate barbekyu dari China utara yang dimasak diatas arang. Resep rahasia SHAO KAO terdiri dari 28 rempah rempah dari daratan China, yang telah diwariskan secara turun-temurun selama 30 tahun.
SHAO KAO sangat cocok untuk dinikmati dengan bir, sambil mengobrol atau bermain dadu bersama teman-teman. Yuk cobain sate SHAO KAO (dibakar atau dicelup) & Kuah Mala Tang, pasti ketagihan (taken from here)!

Shao Kao punya 2 tempat makan:

  • RUKO GATEAWAY JUNCTION TL-6/ 9, CITRALAND, SURABAYA
  • JALAN KERTAJAYA INDAH 57, SURABAYA

Ini yang di Kertajaya (jam 2 subuh ini, jeng…):

Aku datang jam 11.30pm dan kaget! Gimana ga kaget, udah hampir tengah malam dan hampir seluruh mejanya terisi (15an menit setelah aku datang, ada rombongan datang dan langsung penuh semua deh mejanya):

Aku suka dengan ruangannya yang terang, beratap tinggi dan sangat dingin (aku yang biasanya tahan dingin aja kali ini merasa kedinginan! Kalau kalian bukan tipe beruang kutub, ada baiknya bawa syal/ pakai baju agak tebal kalau datang di malam hari).

Jarak antar mejanya nyaman, jadi kita cukup ada privacy walau tetangga nenggak berbotol-botol beer (FYI, beer mereka murah meriah!).

Ruangan yang aku foto diatas adalah non smooking area-nya, full AC, bebas asap rokok. Yang doyan merokok, bisa join dengan kawan-kawannya di ruangan sebelah kiri foto dibawah ini (yang dibatasi kaca, didekat tembok hijau):

Makanan? Ada buku menu, sih..

Tapi siapapun lebih suka kruntelan sendiri didepan pendingin makanan ini:

Isinya aneka sate, yang bebas diambil dan kemudian diberikan kepada waiter/ waitres, untuk kemudian dibakarkan. Pilihannya? Banyak sekali (beberapa tampaknya sudah habis, pada kunjungan kedua ada banyak pilihan sayur, jamur dan aneka makanan lain yang non daging)..

Aku engga fotoin semua sih, random pula. Kalo mau kompletnya, ya lihatlah yang di menu. Kalau tidak ditemukan, coba minta ke waiter/ waitress, kali aja mereka bisa mengupayakan.

Ada 2 pilihan bumbu bakar:

  • ASIN
  • BBQ

Semua pesanan kita dibakar pakai bumbu BBQ dan inilah setengah pesanan kita (bertiga) malam itu *kesurupan soalnya*:

Sate-sate ini bisa dimakan begitu saja atau di beri taburan bumbu lagi (ada 2 pilihan yang tersedia di setiap meja).

Ide paling bagusnya sih, makan sate dengannasi putih hangat (sungguh, ini opsi bagus banget haha). Rasa satenya cenderung gurih (asin), jadi aku merasa pilihan BBQ adalah yang paling tepat (kalau pilih “asin”, maka sate-sateannya akan dicelup di kecap asin sebelum di bakar & prediksiku akan terasa lebih asin dari versi BBQ).

Tapi mereka punya menu baru yang belom keluar di buku menu. NASI GORENG!!! Ada 3 pilihan:

  • BACON
  • HAM
  • AYAM

Ini, NASI GORENG HAM:

OK aja, apalagi aku kelaparan (telat makan), tapi ini nasi kayanya nasi baru, jadi teksturnya masih empuk (well, I dont mind sih). Sayang, agak berminyak. Tapi pas pesan porsi kedua, minyaknya engga sebanyak versi pertama.

Enak, engga terlalu asin. Jadi, masih bisa sebagai teman makan sate-sateannya.

Btw, tadi aku bilang kalau beer di tempat ini murah kan? 100 ribu dapat 3 botol. Tidak hanya itu, ES TEH MANIS sejumbo ini pun harganya cuma 9ribu:

Secara keseluruhan, tempat ini asik (dan nyaman) buat kongkow, apalagi jam bukanya sampai larut malam, terang, aman.

Perhatikan jam bukanya, ya..

  • Senin – Kamis: 11.30am – 01:00
  • Jumat – Minggu: 11.30am – 02:00