Dapur Laut Gobar (Surabaya); Pilihan Ikannya Asik!

Ada yang aktif banget promosiin Dapur Laut Gobar di Jalan Raya Mulyosari 170, Surabaya (Tel. 081322477866) ini:

Berawal dari ajakanku hunting ikan (eh, aku kalo hunting ikan engga di pasar atau di laut). Nama-nama tempat makan ikan di Surabaya pun kemudian aku jabarin satu-satu di group dan nama Dapur Laut Gobar pun muncul!

  • “Beneran Wi, kamu kudu sana. Ikannya itu aneh2, engga biasa”.
  • “Layar, Istana Berkat, itu semua udah mainstream lah! Cobain Gobar, cocok buat tanggal tua”.

Ah, akhirnya.. dari yang niatnya makan anggun di resto ber-AC dan kinclong-kinclong, aku mengarahkan pasukan ke sebuah bengkel tutup yang bagian depannya disulap jadi tempat makan ikan (sst, kedua foto dibawah diambil jam 10.30 pm!!!):

Edan ya, rame banget padahal Surabaya lagi ujan tuh dan udah jam 10.30 malam loh. Trus, apa yang menarik? Coba lihat papan ini:

Itu adalah pilihan ikan yang mereka punya. Kalo habis, nama ikan-ikannya akan dihapus. Papan kiri adalah papan saat aku pertama kali datang ke Dapur Laut Gobar. Papan kanan adalah papan saat kunjungan kedua. Dan yeah, aku (emang) sudah balik ke Dapur Laut Gobar haha!!! 2 hari berturut-turut :p.

Kalo lagi hoki, datang pagian di Dapur Laut Gobar, kalian akan menjumpai ikan-ikan asik yang engga semuanya ada di resto-resto besar. Misalnya?

  • Burbara
  • Barracuda <— yaaa, ini nama ikan loh, bukan nama tank doang
  • Kakap merah
  • Dorang
  • Kerapu
  • Ekor kuning
  • Marlin <— bukan nama penyihir
  • Pari (tapi sepertinya ini engga ada lagi deh)
  • Hiu (tapi sepertinya ini engga ada lagi deh)
  • Gurame
  • Nila
  • Patin

Biasanya juga ada beberapa harga, tergantung kategori besar-kecilnya ikan laut yang sudah mereka klasifikasi (makanya harga di papan kiri dan kanan beda walau jenis ikannya sama, sedangkan ikan air tawarnya engga berubah harga), tapi buatku tetap saja harga-harga itu manusiawi banget.

Dari sekian nama, aku paling tertarik dengan Barracuda!!! Simply karena baru kali ini nemu tempat jual ikan Barracuda, segar pula (bukan frozen). Whohooo <3.

Nih, ikannya:

Cara masak ikan bakarnya asik. Ikan akan dibersihkan, kemudian digoreng sebentar (aku selalu request: bentaaaar aja masuk minyaknya), kemudian dibakar sambil dioles bumbu:

Jadi, bagian luarnya Ikan Barracuda Bakar ini ntar cenderung sedikit kering, sedangkan bagian dalamnya moisssst dan matang menyenangkan:

Kulit luar yang tidak lembek dengan daging ikan yang moist konon engga bisa didapat dari cara pengolahan ikan yang dibakar dengan cara membelah ikan/ membiarkan ikan utuh, tanpa pelindung aluminium foil/ daun pisang <— kata orang, yah (aku sendiri jarang banget bakar ikan).

Dan dengan menggoreng sebentar, ikan jadi cepat matang (hungry people can’t wait, darl!). Proses bakarnya membuat ada kesempatan untuk bikin bumbu meresap, sekaligus bikin aroma sedap keluar. Udah gitu, makannya dengan nasi putih hangat, 2 macam sambal, kecap manis dan daun kemangi – timun – kubis. Lahap, dah!

Buat bocoran lagi ya, ikan segede foto diatas, cuma 65ribu saja!!! Bayangin kalo ikan segitu masuk di resto2 besar, mungkin seekor akan dikasih harga 300ribu?

Daging ikan Barracuda cenderung padat, durinya pun besar dan cuma ditengah doang. Setiap kali kita kesana, selalu dapat Barracuda yang terbilang cukup gemuk. Puas!

Kalo mau yang daging ikannya lebih lembut, cobain pesan Ikan Kakap Merah Bakar:

Proses masaknya sama. Bumbunya sama. Beda tekstur daging saja.. Keduanya adalah ikan yang paling aku suka, dari Dapur Laut Gobar.

Yang 2 ini adalah Ikan Kerapu Bakar (kiri) dan Ikan Nila Bakar (kanan):

Ini juga Ikan Kerapu Bakar:

Yang besar ini, Ikan Gurame Bakar:

Kalau engga mau makan keroyokan, maunya makan personal, bisa. Ada Ikan Kerapu, Ikan Nila, Ikan Kakap dan Dorang yang sizenya kecil, bisa muat dalam 1 piring kaya gini:

Btw, yup.. sambalnya ada 2 jenis. Keduanya sik! Aku suka yang merah tua, karena engga terlalu pedas. Kawanku, suka yang orange karena pedas. Akhirnya, kita tuang semuanya diatas piring kecil dan diberi kecap. Ooh, sedap!

Dan foto pertama di postingan kali ini, adalah foto kawanku lagi memuji Dapur Laut Gobar dan ikan-ikannya. Doyan, dia. Dibelain jalan dari barat, ke pucuk timur demi makan ikannya Gobar.