Gatherinc Bistro and Bakery (Surabaya); Ada Misteri Butter yang Tidak Leleh, Haha!

Wkwkw, pergi tanpa tujuan memang bahaya. Muter-muter sampe pucuk Citraland nih, sampe akhirnya kepikir ke Gatherinc Bistro and Bakery di Jalan Taman Puspa Raya Blok A2/ 11, Surabaya.

OK, lokasinya memang antah berantah. Buat permudah kalian, cari aja US Embassy yang baru itu, tapi luruuuus terus deh beberapa ratus meter dan nanti kalian nemuin nih tempat di kiri jalan. Tenang, lokasinya masih termasuk daerah Citraland kok haha (tapi tau’ yah, masuk map Surabaya atau engga………………………… *lebai kebangetan*).

Interiornya asik, lho (walaupun engga di dekor untuk Halloween):

Ada juga lantai 2nya:

Semua full AC, tapi diluar sono ada ruang bebas rokoknya kok (engga kefoto karena lampu2nya sudah pada dimatikan haha!). Apakah kita datang kemalaman? Engga. Anggap aja lagi hemat listrik.

OK, lanjut. Yuk, lihat menu:

Trus, karena butuh makanan enak, maka dateng deh si Gatherinc Steak Fries:

Yang menarik perhatianku, si butter itu. Ini makanan aku foto setelah di meja 5 menit loh dan butternya kok engga mencair ya hahahaha..

Oh, mungkin suhu ruangannya rendah *aha!*, tapi steak kan harusnya mampir di panggangan/ oven trus dagingnya mengalami proses panggang kan? Normalnya, setelah itu dagingnya jadi panas, kan? Ini kok dingin ya.. wkwkwk :p. Tuh, sampe foto ke-sekian butternya engga leleh blas sodara-sodara.  Bukan nyindir sih ini, tapi kagum. Sungguh.

Untung kentangnya enak, jadi ya masih terhibur lah (btw sekali lagi: butternya engga lelehhhhh hahaha!!!)..

Yang ini, namanya Chicken Marinara:

Kata keterangannya sih, ini fried chicken steak + homemade marinara & dravy + fries. Dan aku sukaaa friesnya!

Hm? Well, ayamnya emang montok sih, empuk sih, matang sih, dan hangat (engga seperti si steak, haha!). Tapi aku (dan kawanku) kurang suka sausnya. Ini mengingatkanku dengan makanan di Libreria secara bentuk & rasa (beda penampilan dan finishing touch aja, kalo di Libreria si ayam di torch segala sampe ada rasa gosong2nya gitu). Tapi abaikan sajalah komentarku, ini cuma sekedar selera.

Akhirnya demi menghormati ayam yang telah gugur di medan jagal, kita singkirkan sausnya, habiskan ayamnya, jauhi salad dengan garam berlimpah (sigh, kayanya koki terlalu lelah setelah masak seharian?) dan menikmati kentangnya. Untung, kentang sejenis bisa ditemui di swalayan terdekat, jadi engga usah sampe jauh-jauh ke ujung Citraland.

Btw, cobain sekalian deh snack-nya:

Benernya kegoda coba 1 atau 2 slice cakes, tapi kekenyangannn haha! Jadi, ya sudahlah :p.

Btw, mereka bilang tutup jam 10pm dan last ordernya jam 9.30pm. Prakteknya? Jam 9pm kita sudah ditanyain, mau last order apaan dan jam 10.30pm bill sudah diantar dan waitressnya kemudian buru-buru pergi, kemudian 1/2 dari total lampu yang ada padam, walau demikian wajah-wajah pekerjanya menanti kepergian kita, flat face.

Akhirnya kita keluar jam 9.45an dan barrrru saja selangkah nih keluar dari pintu, lampu dibagian dalam langsung padam semua kecuali area kasir.

Ooh, okay.