Soto Ayam Kemiri dan Gandul (Rembang); Hangat Berkuah di Malam Hari..

Soto Ayam Kemiri dan Gandul (Rembang); Hangat Berkuah di Malam Hari..

Malam di Rembang hampir saja dilewatkan dengan makan di hotel, karena kita merasa gagal menemukan tempat makan di kota kecil yang dahulu dikuasai oleh suami R. A. Kartini itu. Bermodalkan Google, Waze dan Google Map kita terus saja berputar-putar didaerah yang sama sampai hampir 1 jam karena ngotot mau makan makanan khas Rembang seperti Lontong Tuyuhan, Sate Serepeh, Kelo Mrico, Soto Rembang, Urep Latoh, dll.

Akhirnya, kita menyerah! Semua makanan itu tidak bisa ditemukan.

Maka, kita fokus pada tempat makan seadanya disekitar hotel. Aku dan sepupuku menemukan sederet nama yang cukup menarik ketika memakai Google Map TAPI kita merasa engga menemukan tempatnya! Jalanan pun dilalui sekali lagi, lagi dan lagi sampai aku akhirnya sadar bahwa semua nama yang kita baca itu hanyalah nama WARUNG, bukan depot hahaha!

Akhirnya aku taruh HPku, melihat sekeliling dan menemukan 1 warung yang paling lumayan diantara warung lainnya karena selain rame, nih warung jual Gandul! Well, minimal kita nemu makanan yang engga ada di Surabaya. Let’s go, lah..

Soto Ayam Kemiri dan Gandul, begitu nama warungnya. Lokasinya ngemper di Jalan W. R. Supratman, Rembang.

Masalah selesai? Enggak. Aku kesulitan pesan makanan! Duh. Masa ada culture shock *halah*? Tapi beneran deh, orang yang racik makanan engga mudeng dengan omonganku padahal aku cuma bilang “Nasi Gandulnya 4, makan sini ya”.

Akhirnya, ada Mbak2 datang dan menyelesaikan ‘masalah’. Nasi Gandul tersaji, seperti ini:

Yeah, polosan! Cuma nasi dan kuah saja, engga ada daging, kecap, dll. Beda dengan Nasi Gandul yang aku makan di Semarang.

Untung aku masih pnya tenaga buat mikir. Aku lihat meja yang lain kemudian aku pindahkan beberapa perlengkapan makan, seperti sambal, lauk (jerohan sapi), telur, kecap manis, gorengan (perkedel & tempe), dll:

Baru deh kemudian aku racik sendiri Nasi Gandulku, jadi seperti ini:

Lagi engga minat jerohan, lagian jerohannya udah dingin dan keras semua, jadi malam itu aku cuma makan nasi – telur – tempe – perkedel & kuah Gandul plus sambal, haha! Irit dan bergizi.

Murah meriah pula, seporsiku ini kayanya cuma 8ribu doang kalo ga salah. Sepotong jerohan pun cuma 5ribu saja.

Oh ya, ada lauk ayam juga:

Tapi yang ini sih kayanya buat Soto Kemiri-nya deh (eeh, kok engga ada yang kepikir nyoba soto ya.. haha!).

Btw, aku baru Googling dan sepertinya ada lebih banyak tempat makan Nasi Gandul yang lebih rame/ direkomendasikan daripada tempat ini. Yang disini pun benernya OK, cuman jerohannya dingin dan keras. Kali lain kalo aku balik ke Rembang, diusahain engga pas bulan puasa deh biar bisa sambil kulineran sekalian.

One Reply to “Soto Ayam Kemiri dan Gandul (Rembang); Hangat Berkuah di Malam Hari..”

  1. ada ce yg jual nasi gandul di kantinnya universitas ciputra.. jauh banget tp hahaha.. kpnhari makan disana lumayan enak juga.. nggak pernah makan ns. gandul sebelumnya, baru tau dari situ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *