ALL, FOODICTIONARY

Warung Opor Ayam Mak Nimbing/ Mak Mbing (Tuban); Rawon Pakai Kecap!

Aku tuh suka pergi kesana kemari saat bulan Ramadhan. Alasannya simple: jalanan sepi! Tapi aku lupa memperhitungkan hal lain: banyak tempat makan tutup. Karenanya, ketika ke Tuban, aku engga terlalu punya banyak pilihan dan dari sekian banyak tempat makan yang tutup, ada 1 yang sepertinya cukup terkenal dan buka:

Warung Opor Ayam Mak Nimbing/ Mak Mbing. Lokasinya di Jalan Kemuning, Tuban.

Tempatnya asik banget, khas tempo dulu dengan material bangunan terbuat dari kayu (dan bagian belakang yang dijadikan rumah pakai batu bata). Lihat deh tempat makannya, duh..

Homey banget! Menyenangkan rek, makan di tempat seperti ini. Penjualnya berhadapan dengan pembeli, proses meracik makanan bisa dilihat (dan difotoi), peralatannya rumahan banget dan duduknya pun mau ga mau kudu jejeran dengan orang engga dikenal haha.

Menu yang dijual disini tuh ada 3:

  • Nasi Opor Ayam
  • Rawon
  • Sosis

Lha karena nama warungnya “Warung Opor Ayam Mak Nimbing/ Mak Mbing”, maka kita pada kompakan pesan Nasi Opor Ayam:

Hasil akhirnya, seperti ini:

Hm, kelihatan ada serundeng, sambal, ayam, sayur (kentang + taoge + kacang panjang) diatas nasi putih. Aslinya, kuahnya lebih banyak dari penampilan pada foto (dari kuah ayam + kuah sayurnya), tapi aku request kuahnya sedikit saja sehingga makananku engga terlalu basah..

Kuahnya cair, merah dan pedas yak (walau engga pedas banget), rasanya engga kuat, soft saja. Ayamnya sepertinya dipanggang dahulu sebelum berenang di panci isi kuah.

Karena lidah menginginkan sesuatu yang berbumbu lumayan kuat dan ada orang lain yang datang kompakan pesan Rawon, maka aku pun latah, apalagi rawonnya unik booo…

Iya, dikasih kecap manis! Hahahahahaha, omg ini pertama kalinya aku tahu ada rawon pake kecap manis wkwkwk..

Rasa? ENAK! Kita pada doyan (padahal aku dan sepupuku bukan penggemar rawon hahahaha), OMG.. inilah kekayaan kuliner Nusantara! Btw, foto diatas tuh cuma 1/2 porsi normal ya (takut kekenyangan).

Yang satu ini kudu kalian coba sekalian:

Tebak, apakah itu? Pepes? Lontong? Lemet? Hehe.. mari lihat isinya:

Perkenalkan, sodara-sodara.. itulah yang disebut dengan Sosis, dijual Rp. 7ribu/ gulung. Seumur-umur, baru kali ini aku nemu sosis dengan wujud seperti ini dan Mamiku doyan banget sampe pesan & dibawa pulang. Kalo aku sih, kurang cocok :D.

Warung Opor Ayam Mak Nimbing/ Mak Mbing buka dari jam 6am – 1pm (tapi kalau kalian janjian mau beli makanan diluar jam itu: bisa).

Info kuliner Tuban lainnya, aku copas dari blog orang nih (abaikan harganya karena informasi ini di upload tahun 2012 tapi beberapa tempat yang ditulis ini emang terkenal):

  • Mulai sore hari hingga malam, di sepanjang Jalan RE. Martadinata ( depan Klenteng Kwan Sing Bio ) Anda bisa mencicipi aneka jenis Seafood di tenda-tenda kaki lima, menu-menu yang tersedia ikan, cumi, udang, kepiting/rajungan yang diolah dengan di goreng atau dibakar, ikan –  ikan yang disediakan benar-benar segar karena masih hidup sebelum dimasak lalu disajikan dengan sambal terasi khas Tuban … dipastikan lidah anda akan bergoyang. Harga yang di tawarkan mulai Rp. 5,000 – 20,000 / porsi.
  • Masih di Jalan RE. Martadinata, di sebelah timur klenteng bisa menjumpai Sate Kambing ” Haji Sapuan “.Sate Kambing disini terkenal paling enak, empuk dan gurih  karena memang kambingnya pilihan, dengan pelengkap sambal kecap. Gulai kambingnya juga oke, dagingnya empuk. Harganya mulai Rp. 10,000.
  • Jika sedang lapar saat tengah malam atau sedang melintasi Kota Tuban malam hari, anda bisa berkunjung ke area pantai Boom ( depan alun2 Tuban ). Di area ini, banyak warung-warung kaki lima, yang berjualan hingga jam 4 pagi. Menu yang di tawarkan beraneka macam, mulai dari gorengan, nasi pecel, nasi cumi ( di Tuban, cumi biasanya dimasak tanpa membuang tintanya, biasanya Cumi dimasak dengan bumbu lodeh , rasanya sangat nikmat ), lalu ada juga rawon, soto, aneka ikan goreng dan Mangut Pe / ikan pari khas Tuban yang rasa pedasnya sangat menggigit. Harganya juga harga damai, mulai dari Rp. 2,500 /porsi.
  • Kare Rajungan, di Jl. Manunggal, di depan SMA Negeri 3. Rajungan disini sangat terkenal lezatnya dan juga pedasnya yang dasyat, warung ini buka mulai jam 10 pagi sampai sore hari. Menu lainnya adalah Mangut Ikan Tongkol dan Pe, Pindang Srani dan juga ada sate kambing.
  • Untuk penyuka Belut dan Kodok, bisa mencoba masakan Belut dan Kodok, yang dimasak dengan bumbu lengkap di warung yang sudah cukup terkenal di Tuban yaitu “Warung Bagong”, yang ada di Ds. Prunggahan, sekitar 3 km ke arah selatan pasar Baru Tuban. Masakan kodok yang bercita rasa oriental, bisa anda temui di sebuah warung sederhana di Jl. H ahmad Dahlan.
  • Coba juga Mie pangsit, yang ada di Kemuning atau yang ada di Jl. Slamet Riyadi, keduanya sama enaknya, harga per porsi Rp. 10,000. Mie nya dibuat sendiri dengan isian daging ayam yang di potong kecil-kecil.
  • Untuk pecinta Bakso, cobalah “Bakso PKPN”, di Jl. Basuki Rakhmat, di belakang pertokoan IKPN, harga per porsi Rp. 5,000, terkenal dengan bakso isi telur puyuhnya dan kuahnya yang bening tapi sangat lezat. Atau Bakso “Fitness”, di Jl. Agus Salim, tepat di sebelah Fitness Centre Tuban. Harga /porsinya Rp. 6,000.
  • Kalau ayam panggang, cicipi ayam panggang yang super lezat, ayam panggang “Tirto Moyo”. Tirto Moyo ini ada 2 cabang, di lokasi pemandian Bekti Harjo, dan di Jl. Pahlawan (depan SPBU Jl. Pahlawan). Harga per ekornya, Rp. 55,000, sudah termasuk urap-urapan (sayuran2 yang di  rebus dengan sambal kelapa) dan juga nasinya.
  • Jika anda penggemar ayam goreng atau soto ayam, coba ” Warung Soto Sleko “, letaknya pas di bundaran seleko, yang buka mulai jam 5 sore, keistimewaan ayam goreng adalah pemakaian ayam kampung sebagi bahan utamanya, lalu sambal terasinya … sungguh menggugah selera makan.
  • Untuk nasi pecel, Cicipi “Nasi Pecel Madiun”, di Jl. Pemuda. Bukanya mulai jam 6 pagi sampai sekitar jam 1 siang. Disini, lauk yang menemani sambal pecel nya lengkap, ada tempe goreng, orek tempe, rendang daging, serundeng dan peyek kacang. Harga Rp. 8,000/porsi. Atau anda bisa juga cicipi Warung Pecel Pincuk Patung Tuban Bu Rita 085231276058. tinggal nanya saja sama orang Tuban “Patung depan Kodim”. Sudah persis di depan Kodim situlah warung ini berdiri. Buka jam 6 sore sampai 1 pagi
  • Jl. Raya Semanding, anda bisa mencoba Becek Menthog “Sor Sawo” ( menthog yang semacam itik, di masak serupa opor dengan santan yang agak bening ), dan juga Sate Menthog, rasanya sangat mantab. Per porsi Rp. 7,500 sudah termasuk sego jagung ama es legen.
  • Becek Mentok yg lainnya juga bs dinikmati di  Merakurak, Tuban. Bebeknya empuk tanpa bau prengus. Namanya sate bebek bu yati. Jl bogorejo – merak urak – tuban – jawa timur, telp 0356 328494
  • Tahu Lontong dengan Bumbu Kacang yang sedap, ada di Jl. Lukman Hakim, namanya
  • “Tahu Lontong Bu Tulus”, buat sarapan pagi plus kerupuk sangat ajib Harga Rp. 4,000/porsi
  • Subuh hari di kota Tuban, cicipi deh Serabeh Selong, di Jl Lukman Hakim gg Iklas, Tuban. Ini jual cuma saat pagi pagi buta saja, datanglah jam 4 subuh. serabeh Tuban disajikan dengan santan yang kental, aromanya sangat wangi dan gurih. Selain itu di subuh hari, yg terkenal adalah Ketan Serundeng, di Jl Basuki Rahmat depan Bravo, Tuban. Ini juga jualnya sama dengan serabi, telat dikit, habis sudah. harga murah meriah kenyang, cuma 2ribu saja perbungkusnya.
  • Di Jl. Ahmad Dahlan (sebelah Pelangi offset), Tuban ada sebuah warung makan yg unik, makanannya macem2 dan serba pedas. Uniknya, apapun pesanan kita, nasi kita akan diberi alas daun jati. Sensasinya? aroma masakan akan jadi lebih harum dan gurih.
  • Kalau untuk Pepes Belut bisa dicoba di Pak Jangkar Di Semanding dan Bu Cemplon di Merakurak, Tuban. Katanya yang suka pedas, lebih baik ke Bu cemplon dan yang tidak suka pedas ke Pak Jangkar saja. Untuk rasa nya sama-sama enak dan sama sama murah.
  • Legen dan Tuwak Tuban. Semanding. Ini adalah minuman Khas Tuban. Disini terdapat warung tempat kongkow para tuwak maniak.
  • Jamu Pusoko Pipisan, Jl. P Sudirman 287 Telp 0356 321230, Jl. Kranggan, Jl. Dr. Sutomo 35 Telp 0356 322105. Inilah Jamu Asli Tuban. Jamunya buat sendiri
  • Es Bubur SumSum, Jl Pemuda, Tuban. lokasinya berhadapan jalan dengan Toko Tetap Terang.
  • Ada lg menu yg saying dilewatkan, Mak Mbing Opor, Jl. Kemuning, Tuban. disini warna opornya kuning kemerahan. Lalu ayamnya menggunakan ayam kampung. Resepnya opor kuno dimana ayamnya dibakar terlebih dahulu sebelum akhirnya disajikan menjadi sebuah makanan bernama opor.
  • Garang asem di RM Rahayu, Jl. Basuki Rahmat, Tuban. Telp 0356 324325. garang asemnya seger dan nikmat. Disini, garang asemnya bening, sehingga terlihat segarnya cabai merah dan bawang merah iris (taken from here).

 

 

4 thoughts on “Warung Opor Ayam Mak Nimbing/ Mak Mbing (Tuban); Rawon Pakai Kecap!

  1. Jadi sosis itu bahannya terbuat dari apa? Kok lebih mirip dadar gulung?

  2. Org Tuban kalo makan rawon emang pake kecap ce..tp buat org sby itu aneh banget..waktu pertama di sby, pas makan rawon sm temen sempet diliatin kyk org aneh..pdhl rawon + kecap = heaven (uenak tenan..menurutku)..Warung opor mak ni ini langganan dari jaman aq masih SD..dulu ada ayam srepehnya (ayam bakar kecap)..sukanya pesen ayam srepeh dikasih kuah opor..skrg rasanya sih udah agak beda ama dulu (waktu mak ni mak ni sm tante swat yg masak)

  3. ohhh.. sama, di bojonegoro juga kalo makan rawon sama penjualnya dikasi kecapp.. dan ada jual jerohannya enakk disby nggak nemu yg model jerohan dimasak nggak terlalu kering

Comments are closed.